mellowmellow · panikpanik gak jelas · pusingpusing

.feelings.

Apparently, feelings are not in anymore. Less and less people talk about it. More and more people feel awkward talking about it.

People just want to be happy. So, those who aren’t feeling so may be somewhat obliged to appear so. Because sadness isn’t attractive, smiles are.

Thus, we fake them; our feelings, our smiles. Because it is a lot easier than to explain the roots of unhappiness. Because everyone is hiding their own problems, emotions, feelings, so why should they add ours to their already complicated life.

Apparently, feelings are not in anymore. Because it is always easier to hide and ignore them than to explain why we’re human.

That’s all. 💔

Advertisements
anakanak · mikirmikir · pusingpusing · share info

.cari sekolah vs perkembangan anak.

Salah satu topik paling hangat sekaligus paling bikin panas dingin belakangan ini adalah masalah cari sekolah. Sungguh, waktu berjalan terlalu cepat. Nggak nyangka kalo tahun depan udah bakalan punya anak masuk SD (“Ah, masa sih, mbak? Keliatannya masih kaya single?” #eaaa #kejukalisingle ). 😛

Dengan kenyataan tersebut, maka saat ini nih lagi getol-getolnya, sibuk-sibuknya dan pusing-pusingnya cari informasi tentang SD-SD incaran. Dan tentu saja makin lama makin galau.

Lagi dalam kondisi kaya gini, tiba-tiba kok dapet kesempatan untuk tau informasi lebih banyak tentang Sampoerna Academy serta sistem pembelajaran di dalamnya. Continue reading “.cari sekolah vs perkembangan anak.”

anakanak · bingungbingung · mikirmikir · orangorang tersayang · pusingpusing · sabiasayang

.(Masih) Soal Galau Usia Sekolah.

Masih inget nggak dulu gue pernah cerita galau soal usia masuk SD Sabia seperti gue tulis di sini? Nah, sekian waktu berlalu, ternyata gue bukannya makin sreg malah makin galau.

Kegalauan gue ini masih seputar apakah mau masukin Sa ke sekolah dasar pada usia enam kurang dikit atau enam lebih banyak. Kenapa galau?

Begini asal mulanya…

Continue reading “.(Masih) Soal Galau Usia Sekolah.”

anakanak · bingungbingung · ingetinget · orangorang tersayang · pusingpusing · sabiasayang

.BayBee mau sekolah!.

Time flies in the blink of an eye. Gak kerasa banget, bayi yang dulu pertama kalinya mengubah hidup gue sekarang udah mau sekolah aja. HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA… Galauuuuu. 😦

Banyak orang nggak memahami kenapa gue malah galau karena Sabia mau mulai masuk sekolah, tapi, beneran, sampe sekarang gue masih mencoba berdamai dengan diri sendiri. Hehehe. Berat deh rasanya membayangkan anak sekolah, mulai punya dunia sendiri di luar ketek emaknya. Huhuhuhu.. Pengen kekepin terus.

Demikianlah kalo jadi emakemak labil seperti aku. Sebenernya ini yang membuat gue makin yakin kalo bukan anak yang nggak bisa hidup tanpa orangtuanya, tapi orangtua yang nggak sanggup hidup tanpa anakanaknya. HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA… lagi. 😛 Continue reading “.BayBee mau sekolah!.”

anakanak · bingungbingung · ingetinget · lopelope · mikirmikir · orangorang tersayang · pusingpusing · sabiasayang

.cari nama lagi.

Setelah gue telusuri kembali, kenapa sering banget ya judul postingan keminggris sementara postingan berbahasa Indonesia. Hehehe. Karenanya untuk postingan ini, kita coba pake judul bahasa Indonesia aja.. (posting selanjutnya belum cencuuu.. 😛 ).

YAK! Sudah tiba saatnya kembali mencari nama untuk anak kedua kita yang selalu ugetuget di dalam perut.

Mengenai jenis kelamin adek Ungsu itu sepertinya sudah hampir seratus persen bahwa Nonat akan memiliki adek perempuan, alias Nocil. 🙂 Kenapa dibilang hampir seratus persen? Karena dokter kita kan sempet ganti, karena yang dulu pegang Nonat mau pindah ke daerah. Nah, sebelum pindah itu, dia sempet bilang kalo perempuan. Continue reading “.cari nama lagi.”

ingetinget · malumaluin · mellowmellow · mikirmikir · orangorang tersayang · panikpanik gak jelas · pusingpusing · rumahrumah · sabiasayang

.diary of a housewife wannabe/gonnabe.

Pada suatu masa, di kala semua asisten rumah tangga berbondongbondong memadati peron 9 3/4 untuk pulang kampung dan merayakan hari raya bersama keluarganya masingmasing, tersebutlah sekumpulan ibuibu (dan bapakbapak) yang pusing karena harus menjalani hidup dengan keadaan yang berbeda dari biasanya. Dalam rangka beradaptasi dengan keadaan itu, mereka pun mulai menyesuaikan rutinitas mereka dengan mengambil cuti panjang dan berbagi tugastugas rumah tangga.

Berharihari sebelum para asisten rumah tangga satu persatu melipir keluar kota, pembicaraan ibuibu sudah terfokus pada hal itu. Sebagian besar merasa cemas menghadapi harihari selanjutnya, sebagian lagi merasa bersemangat karena punya kesempatan cuti panjang.

Di antara ibuibu itu, gue termasuk sebagian kecil yang merasa duaduanya. Cemas juga, semangat juga. Cemas karena lagi hamil, punya anak balita jadi ngebayangin cuci, setrika, jemur, sapu, ngepel, dan lainlain agak PR yaaa.. (emang manja aja kali gak?). Semangat karena ya bisa punya banyak waktu sama Sabia 🙂 Continue reading “.diary of a housewife wannabe/gonnabe.”