anakanak · mellowmellow · sabiasayang · sofiasayang

.malam.

Aku senang mencium kelopak mata kecilmu, sebelum kau lelap.
Agar dapat kau ingat, bahwa kau tak sendirian di dalam gelap.

Dan, saat hembus nafasmu yang teratur membawa damai,
aku tersenyum kecil terngiang celotehmu yang ramai.

Selamat tidur, putri kecilku.

Selamat bertualang di dunia mimpi sampai malam menepi.

Dan, biarkan aku merasa lengkap, saat dirimu di dalam dekap.

– 25 Feb 2016, untuk Sa n So.

anakanak · ingetinget · isengiseng · jalanjalan · lopelope · orangorang tersayang · sabiasayang · senangsenang · seruseruan · sofiasayang

.Staycation @ Veranda Hotel at Pakubuwono.

Weekend of August 15, 2015 was a long weekend AND a wedding anniversary. What part of this sentence could say no to a staycation? None!

Maka, tentunya dengan mata berbinar-binar, gue pun udah siap-siap nyari tempat staycation jauh-jauh hari. Sempet bingung-bingung sejenak, sebelom akhirnya memutuskan untuk nyobain Veranda Hotel at Pakubuwono.

Kenapa di situ?

Continue reading “.Staycation @ Veranda Hotel at Pakubuwono.”

anakanak · isengiseng · orangorang tersayang · sofiasayang

.kalau Sofia ngeblog.

Hayooo…

Perkenalkan, nama saya Sofia. Hobi saya yang paling baru adalah pake kacamata item.

image

Saya memanggil ayah saya “Ayah”, kakak saya “Kakak” atau kadang-kadang “Nana” dari “Nona”. Sebab ayah saya memanggil kakak saya Nona dan memanggil saya Nocil. Walau ibu saya memanggil saya Otil atau Ocil. Oh, kalo saya sendiri memanggil ibu saya “Babem”, soalnya dari dulu kakak saya memanggilnya gitu. Jadi saya ngikut aja.
Continue reading “.kalau Sofia ngeblog.”

anakanak · bukubuku · ingetinget · isengiseng · mikirmikir · panikpanik gak jelas · senangsenang · seruseruan · sukasukaku · temanteman

.Once Upon A Nightmare.

Gue dan Am adalah salah satu contoh hukum similaritas dalam berteman. Walopun waktu kecil kita gak tumbuh besar di daerah yang sama, tapi kita punya banyak pengalaman yang mirip.

Antara lain, waktu kecil, kita sama-sama punya pengalaman nungguin ibu-ibu kita nongkrong di toko emas sampe dapet minuman Aqua tiga gelas dan sampe ngantuuuuuk banget, tapi nggak kelar-kelar. Lalu, banyak lagi yang lumayan mirip.

Termasuk kebiasaan baca dongeng jaman kecil.

Continue reading “.Once Upon A Nightmare.”

anakanak · bingungbingung · mikirmikir · orangorang tersayang · pusingpusing · sabiasayang

.(Masih) Soal Galau Usia Sekolah.

Masih inget nggak dulu gue pernah cerita galau soal usia masuk SD Sabia seperti gue tulis di sini? Nah, sekian waktu berlalu, ternyata gue bukannya makin sreg malah makin galau.

Kegalauan gue ini masih seputar apakah mau masukin Sa ke sekolah dasar pada usia enam kurang dikit atau enam lebih banyak. Kenapa galau?

Begini asal mulanya…

Continue reading “.(Masih) Soal Galau Usia Sekolah.”

anakanak · ingetinget · lopelope · mellowmellow · orangorang tersayang · sabiasayang · sofiasayang

.So fast, Sa and So.

Time flies in the blink of an eye. Gue udah menyadari bahwa waktu berlalu begitu cepat. Semakin terasa sejak punya anak pertama. Tapi, ternyata, ketika punya anak kedua……… time flies even faster I cannot keep up with it anymore. *ngosngosan*

Gak kerasa banget, sekarang udah tengah tahun 2015 aja. Gak kerasa banget juga ternyata Sofia udah satu setengah tahun lewat. Ya ampuuuun, anakku yang bungsu udah mau dua tahun, bentar lagi. Terus, yang gede, udah mau lima tahun. OMAYGOODDD… Mengutip kata Meta, “Anakanak udah makin gede, tapi kok kita tetep muda ajah?” — ya kita memang perlu mencari temanteman yang tepat supaya bisa halu bersama. Yegak? 😆

Sofia di usia satu setengah tahun sudah mulai keliatan minatnya. Yaitu, lagilagi terhadap lagulagu. Hehe. Aku bangga sekali loh kalo anakanak gue pada tertarik lagulagu meskipun emak-bapaknya agakagak tone deaf. 😛 Continue reading “.So fast, Sa and So.”

anakanak · ingetinget · mellowmellow · orangorang tersayang · sofiasayang

.dear Sofia.

Dear Sofia,

Ibu menulis ini sambil bekerja di sebuah kedai kopi. Karena aku kangen kamu. Dan ada begitu banyak yang aku ingin kamu tau.

Yang pertama dan terutama, ibu menulis ini karena ibu sangat menyayangi kamu. Walaupun aku mungkin tidak menulis tentang dirimu sebanyak tentang kakakmu pada masanya. Sungguh, itu bukan karena aku mengecilkan kehadiran kamu, jangan pernah menyalahkan dirimu atau kakakmu akan hal ini. Tapi, memang setelah kelahiranmu, aku terlalu malas untuk menulis. Kadang juga karena pekerjaan lebih bertubitubi, dan aku cuma ingin menyelesaikannya secepat mungkin supaya bisa kembali pulang, ketemu kalian lagi. Ketemu kamu lagi, dan menghirup aroma kepalamu yang wanginya teringat sampai berharihari.

Kamu datang hampir satu setengah tahun yang lalu, melengkapi keluarga kami. Kamu lahir dengan berat badan lebih besar dari kakakmu ketika dia lahir, tapi sosokmu begitu mungil. Seolaholah lebih kecil, padahal angka berkata lain. Aku masih ingat bagaimana tangisanmu paling bergema di kamar bayi, juga bagaimana tangisanku tenggelam di dalam bantal saat bilirubinmu tinggi dan kita tidak lagi bisa tinggal di kamar yang sama. Aku masih ingat bagaimana aku dan ayahmu bangun setiap dua jam sekali di malam hari, memompa ASI selama setengah jam, dan hasilnya yang tiris segera habis saat diberikan padamu. Continue reading “.dear Sofia.”

anakanak · mellowmellow

.T_T.

This week is… not my kinda week. At all. Begitu cranky. Semua rasanya salah. Rasanya ciong dengan segala hal dan semua orang.

Hari ini memilih absen sejenak dan semampunya dari WA dan socmed, karena nggak mau salah omong, nggak mau salah baca nada orang yang WA, intinya pengen menyepi dikit (tapi kemudian pelarian ke blog.. 😛 ).

Cuaca gloomy, hati gloomy. Lalu saat lagi denger lagulagu gloomy, tibatiba ke-shuffle suara Sabia kecil, terbatabata, nyanyi,

“You are my sunshine, my only sunshine.

You make me happy, when skies are grey.

You never know, dear, how much I love you.

Please don’t take my sunshine away.”

…….

…….

…….

…….

😦

Nangis di meja kerja itu nggak enak, ya..