.So fast, Sa and So.

Standard

Time flies in the blink of an eye. Gue udah menyadari bahwa waktu berlalu begitu cepat. Semakin terasa sejak punya anak pertama. Tapi, ternyata, ketika punya anak kedua……… time flies even faster I cannot keep up with it anymore. *ngosngosan*

Gak kerasa banget, sekarang udah tengah tahun 2015 aja. Gak kerasa banget juga ternyata Sofia udah satu setengah tahun lewat. Ya ampuuuun, anakku yang bungsu udah mau dua tahun, bentar lagi. Terus, yang gede, udah mau lima tahun. OMAYGOODDD… Mengutip kata Meta, “Anakanak udah makin gede, tapi kok kita tetep muda ajah?” — ya kita memang perlu mencari temanteman yang tepat supaya bisa halu bersama. Yegak?😆

Sofia di usia satu setengah tahun sudah mulai keliatan minatnya. Yaitu, lagilagi terhadap lagulagu. Hehe. Aku bangga sekali loh kalo anakanak gue pada tertarik lagulagu meskipun emak-bapaknya agakagak tone deaf. 😛

Selain sama lagulagu, Sofia juga tertarik sama buku dan… TAS. Ini apa kok anak piyik udah doyan mainan tas? Sampesampe ada tas yang tadinya dari Taden buat aku, saking seringnya dimainin sama Sofia sampe gue gak tega mau pakenya. Huhu.

Sofia juga sekarang sudah tidak terlalu galak lagi, kaya waktu masih di bawah setahun. Sekarang dia lebih ramah sama orangorang. Dan juga lumayan pemberani, lho. Walau di tempat baru, dia gak takut untuk jalanjalan sendiri ngiterngiter. Kalo diajak arisan, juga nggak takut untuk bergabung dengan kakakkakak yang lebih besar.🙂

Bagi Sofia, “kakak” alias “tata” alias Sabia adalah salah satu poros hidupnya dia. Kalo bangun tidur, seringkali kata yang diucapkan pertama kalinya adalah, “tataaaaa..?” atau kadangkadang “khakhaaaww??” sambil mencaricari. Sabia sendiri juga manis, sih, sebagai kakak. Pernah suatu malem, pas mbak lagi makan dan gue sama si Dals lagi nonton DVD, Sabia di kamar nemenin Sofia lagi bobo. Pas diintip, Sabia dengan bangga bilang, “Aku selimutin Sofia biar nggak dingin.”

Hati langsung meleleeeeeeeeeeeeeeeh beleleran liat kaki Sofia ditutupin pake pashmina yang dari tadi sore dimainin sama Sabia. Huaaaaaaaaa…

Seperti gue bilang tadi, Sofia doyan lagu. Sekarang udah mulai bisa gremeng lagulagu Cicak-cicak di Dinding, Topi Saya Bundar, Burung Kakatua. Yang kocak ya, kalo lagi sengantuk apapun, kalo diajak nyanyi ikutan. Walo sambil nangis. Jadi, jangan heran kalo suatu hari denger, “Huaaaa.. huaaaaaaaa.. Kukuuuukk.. kukukkk.. huaaaaaaaaa.. kukuuukkk kukuk kukukkk..” Artinya ada yang ngajak nyanyi Matahari Terbenam. 😆

Sembari nulis ini, secara otomatis keinget semua gini keadaan di rumah. Seru, ya, ternyata punya anak dua. Walo kadang berantem aja, walo satu nangis, nangis semua. Walo satu gak tidur, gak tidur semua (sampe ke emak-emaknya). But, still, loving every minute. Really.

Cepat besar, tapi jangan terlalu cepat, ya, sayangsayangnya ibu. Semoga ayah, ibu, Sa dan So diberikan umur panjang dan diijinkan untuk selalu bersamasama sampai lama. Amin.

 

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s