.#BarbiesDayOutID.

Standard

Kapan itu, gue dapet undangan dari  @mommiesdaily untuk dateng ke acara Barbie’s Day Out. Waktu dapet undangannya, sebagai pecinta Barbie tentunya gue seneeeeng banget. Kayanya senengan gue deh daripada Sabia. Hahaaha. Makanya hari Minggu tanggal 12 Oktober kemarin, dari pagi udah semangat menggeret si Dals dan Sa n So ke Mall Kelapa Gading 3 buat hadir ke acaranya. Jauh, jauh daaah..😆

Setelah perjalanan dari ujung ke ujung, sampelah kita ke Penang Bistro, MKG 3, tempat acaranya. Baru masuk aja kayanya udah gemeeet banget. Ruangan berwarna pink dan ada spot khusus buat anakanak main Barbie. Kyaaaaa~~

Didudukin di spot itu, Sa n So langsung kaya ada di dunia baru. Yaiyalah secara selama ini belom pernah gue kasih main Barbie (alasan kenapa belom, akan kusampaikan nanti ya…).

Nggak lama kemudian, acara pun dimulai. Sementara eboebo mendengarkan talk show  yang dipandu sama mbak Ivy Batuta, anakanak boleh tetep main Barbie sesukanya. Acara talk show-nya sendiri melibatkan Jia-Li Fong, manajer pemasaran Mattel Asia Tenggara, Ajeng Raviando, Psi, psikolog anak dan Fifi Alvianto yang tentunya nggak asing lagi di dunia blogging.

Di sesi ini, kita ngobrolngobrol mengenai Barbie dan perannya dalam perkembangan anak. Salah satunya karena dengan main Barbie ini seringkali melibatkan aktivitas role play dan storytelling kan.. Nah, dua hal itu bisa banget meningkatkan kemampuan berpikir imajinatif sekaligus mengasah kemampuan berpikir dengan kata dan berbahasa untuk mengekspresikan diri.

Satu hal yang berkesan banget nih buat gue, waktu mbak Fifi cerita bahwa ketika dia nemenin anaknya main Barbie. Dia cerita kalo sambil bermain peran saat main Barbie itu, dia bisa memancing anaknya untuk cerita halhal yang tadinya sulit diceritakan. Mungkin karena si anak merasa nggak cerita sebagai dirinya sendiri, tapi sebagai si Barbie ya, makanya bisa lebih lepas ceritanya. Itulah kenapa main Barbie itu penting didampingi orangtua. Karena selain melihat kemampuan imajinasi anak dan bonding time, kita juga bisa memasukkan nilainilai positif yang ingin kita ajarkan buat mereka.🙂

Ini semua memberi pandangan baru buat gue yang selama ini cukup keras untuk tidak memberikan boneka Barbie untuk anak gue yang masih balita. Sebenernya, kenapa sih gue belom memberi mereka main Barbie, padahal gue sendiri dulu termasuk penggilanya? Nah, itu dia. Gue inget banget Barbie pertama gue dibeliin saat gue udah SD. Tadinya gue hampir meniru hal itu untuk Sa n So. Karenaaa….. menurut gue, Barbie itu bentuk badannya wanita dewasa. Gue khawatir kalo hal ini malah bisa mendorong anak gue belajar seksualitas terlalu dini.

Ternyata, menurut mbak Ajeng, nggak usah terlalu khawatir mengenai bentuk badan Barbie. Tidak seperti ibuibu yang kuatir soal tampilan fisik dan berat badan, yang mungkin saat ngelihat iklan Instagram “malu punya lengan segede palu godam?” langsung sensi serasa di-no mention, anakanak dengan sudut pandang yang masih polos dan murni, cenderung nggak melihat Barbie dari bentuk badannya. Mereka melihat Barbie sebagai perempuan, dengan banyak kemampuan yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi mereka. So, nothing sexual.

Tapiii, kalau tiba saatnya pertanyaan mereka sampai ke ranah bentuk tubuh, justru Barbie bisa menjadi media dimana kita bisa mengajarkan body awareness sejak dini. Bahwa tubuh perempuan kecil dan dewasa berbeda, apa yang akan berubah, bagian mana yang tidak boleh disentuh orang lain, dan halhal semacam itu. Waaaaah….. ini benerbener ngebuka pikiran gue banget deh. Nggak pernah kepikiran yang kaya gitu, makanya masukannya kena banget.😀

Setelah talk show, ada acara storytelling dengan Barbie untuk anakanak. Ada narinari samasama juga. Lucu banget deh. Sabia seneng banget.

image

image

Tadinya kita berdua mau ikutan lomba storytelling juga, berhubung berhadiah Barbie. Tapi, karena mendadak duaduanya demam panggung, jadi nggak jadiiii.. hahahaa.. Terlalu tegang😛 Yaaaah, agak sedih sih nggak bisa dapet Barbie.😛

Tapiiiii.. di akhir acara, kita semua diberi goodie bag yang isinya iniiii:

image

Kyaaaaaa~~~ kayanya, pas terima ini, gue jerit sedikit lebih melengking deh, dibanding Sabia! Hahahahahhaa…

All in all, a happy daaaay! Terima kasih ya, @mommiesdaily , buat #BarbiesDayOutID nya yang menyenangkan😀 You made the day for the little girl in me and my little girl! Thank youuuuu…

image

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s