.lustrum 1.

Standard

Sampe hari ini, gue masih inget, bagaimana semalam sebelum nikah sempet ngingetin si Dals untuk jangan lupa ngafalin janji nikah biar besoknya pas di depan Pastur, gak usah baca buku.

Sampe hari ini juga, gue masih inget, gimana gue shock dan off guard seadaadanya, waktu dia memodif janji nikah dengan katakatanya sendiri. Intinya masih sama banget sama yang ada di buku, tapi ketika dia personalized dengan menyebut gue “Dir” di depan gereja, itu menurut gue mengejutkan, in a good way. Dan berhasil membuyarkan konsentrasi gue ketika harus nyebutin janji nikah di depan segenap umat. Hihihihi. I managed, though. 😛

Beberapa hari sebelum hari ini (sebenernya tulisan ini udah lama nongkrong di draft, tapi gak kelarkelar..), pernikahan gue dan si Dals akhirnya genap lima tahun. Berhubung lima adalah angka kesukaan gue dan si Dals, dan LIMA TAHUN gitu loh, kami sepakat untuk menganggap ini sebagai milestone.

Makanya dari kapan tau gue udah recet sama si Dals agar menjadikan ini hari yang istimewa. Hahaha. Duniawi, ye? Iye.😆

Hari yang ditunggutunggu pun datang. Berhubung hari itu kita nggak mungkin cuti, akhirnya pagi berlangsung biasa aja. Agak gak biasa karena pagi itu, abis nganter gue, si Dals mesti balik ke rumah lagi buat anter Sabia sekolah. Jadi, anternya belon mandi. Menuruti permintaan duniawi istri, kita udah sepakat malemnya kencan berdua doang dalam rangka anniversary.

Berhubung berangkat subuh, seperti biasa, akik masih kantuk dong yaaa.. Tapi, si Dals baik, mobil baru keluar komplek udah nyelametin, “Selamat lima tahun pernikahan ya, Dir.. ” Ehehehe.. “Sama-samaaa.. Terima kasih ya, Daaar..

Lalu, dia ngorekngorek pintu mobil dan ngambil tangan gue. “Ini hadiahnya.

Hati istri melejit dikit dan langsung berdebam karena dikasih koin gopekan.

KZLLLLL!!!!!!

Liat istri manyun, si Dals cengengesan aja.Terus, nyadar kali, kalo garing pagipagi gak faedah. Jadi, doi bilang, “Sini, balikin gopeknya.

“HIIIIHHH… Duit gopekan aja diambil lagi!” ujar istri yang keki.

Si Dals masih cengengesan sambil ngambil duit gopekan. Dia lalu bilang gini, “Iya dong, kan mau dituker sama ini..

Dan aku pun melongo sekaligus merasa bersalah karena diberikannya aku sebuah sinsiiinn.. Hihihihiiiyyy..! Istri langsung merasa durhaka deh dan pengen turun dari mobil saat itu juga sebagai tanda penyesalan. AAAAAAAAAAAAAAAA… makasih ya, sumamiii.. :*

Jadi deh, kantuk hilang dan senyum terus sampe sore. <—— cetek😛

Malemnya kita kentjan ketjil dong berduaan. Maemmaem. Seneng juga karena dia kayanya hepi juga sama kadokuuu..😛 Abis makan pulang. Sampe rumah ternyata Sa n So masih bangun. Hepiiiii.. Hihihi.

Terima kasih ya, Dals, buat kebersamaannya.

image

Five down, rest of our lives to go! Stay true, stay you. Coz I heart you heaps!

 

7 responses »

  1. Mbak, hari pernikahanmu 15 Agustus 2014 bukan? Yang mana persis sama dengan pernikahan sahabatku..tp aku lupa..padahal waktu itu jadi seksi sibuk sekali..trus sampe sekarang ya ga ngomong apa2 hihi..happy 5th year anniv ya mbak..bahagia senantiasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s