.morning chat.

Standard

Perjalanan pergi (dan pulang) kantor bersama Dals adalah salah satu saatsaat kesukaan gw dalam kehidupan seharihari. Karena di kesempatan itu, kita bisa jadi diri kita sendiri yang norak. Ngobrol random gak jelas, becanda kampse, ngikikngikik.

Tadi pagi, seperti biasa, kalo lewat tol, si Dals mengeluarkan topik random.ย  Setelah bulan lalu, mengeluarkan pendapat bahwa mbakmbak tol kalo pagi cakepcakep, hari ini lain lagi.

Jadi kan, ada loketloket yang ada petugas dan ada loket khusus e-Toll. Kadangkadang, kalo jalur e-Toll macet, pemakai jalan tol juga bisa nge-tap tiket e-Tollnya di loket yang berpetugas.ย Sementara kan kadangkadang mereka udah siapin struk, tautau malah dikasih e-Toll yang mana struknya beda juga. Sehingga struk yang lama gak jadi dipakai. Nah, si Dals bertanyatanya, gimana penjaga loket tol melaporkan pemasukannya setiap hari dengan adanya varian pengguna jalan tol yang bayar dan mau nge-tap kartu e-Toll ini.

Zzzzzzzzzzzzz…….zzzzZzzzz…………..

Berhubung aku tergabung dalam BIMM alias Barisan Istri Malas Mikir (baru setengah enam pagi, bok!!), maka tanpa tedeng alingaling, yang kukatakan hanyalah, “Yah, pasti adalah sistemnya.”๐Ÿ˜†

Tapi, kemudian, melihat mukanya si Dals (yang kecewa), gw jadi merasa kurang berguna amat๐Ÿ˜† Jadilah gw bilang,

“Maaf ya, Dals. Coba kamu tanya lagi kalo aku udah gak hamil.”

Jawaban suami,

“Gak apaapa, Dir. Emang aku gak berharap banyak kok sama kamu.”

๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

Terus, gw melanjutkan saatsaat bengong, tibatiba si Dals nepok gw sambil bilang: “Akar 81 berapa?”

Ini tipikal banget deh. Kalo gw mulai bloon, terus dia pasti langsung ngetes dengan soal matematika (sederhana).

Sigap dong gw, “Sembilan!”

Si Dals langsung bangga.

Lalu selanjutnya terjadi pembicaraan ini:

“Akar 49 dikali akar 64, berapa?”

“56!”

“CIYEEEEEEEEEEEE…. Apa yang terjadi sama istriku pagi ini?”

“Hebat kaaaan..”

“Oke. Sekarang gini, harga satu kelereng Rp. 50,-….”

“zzzZzzzzzzz…. zzZzzzzzzzzz…”

“…. berapakah uang yang harus dikeluarkan Anto untuk membeli 50 kelengkeng?”

“Gak perlu. Karena harusnya beli kelereng, bukan kelengkeng!”

“CIYEEEEEEEEEEEEEEEEEE…. MANA ISTRIKU PAGI INI?”

*tendang sumamik*

Meskipun kadang ngeselin, tapi besar harapanku bahwa leluconlelucon kampungan kita adalah apa yang akan selalu mengikat kita sampai hari tua ya, Dals…๐Ÿ˜€

Kushi!๐Ÿ˜€

BONUS: Wisdom Of The Day!

BONUS: Wisdom Of The Day!

 

11 responses »

    • KENAPA KAMU SELALU ASUMSIKAN AKU SEBAGAI OBJEK PENDERITANYA!!?!?

      Bisa aja itu gw yang ngomong. Ya kan? Ya kaaaaaaaaaaan? Ya kaaaaaaan?

      ((((( TIDAAAAKKK ))))) (((( WAAAAAAAAAAA )))))

  1. Hihihihi.. suka baca posting blog yang seperti ini๐Ÿ™‚

    Seorang sepepuh bijak di kantor aku dulu pernah bilang “cari pasangan yang bisa diajak becanda”. Jadilah sejak saat itu mencoret gebetan ganteng2 tapi sok cool dan mulai menyosor lulusan2 srimulat. Terbukti membahagiakan kok..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s