.post #30DayWriting Challenge.

Standard

Setelah melalui harihari yang (rasanya lebih) panjang (dari biasanya), AK HIR NYA project #30DayWriting Challenge selesai juga! *sujud syukur*

Yah, walopun sebenernya lebih pantas disebut #30PostsIn30Days Challenge sih, secara kejar tayang abis membuat gw jadi bokis dan sehari bisa ngepost 2-3 tulisan di sini. Hehehe. Tapi ya sudahlah.😛

Awalnya, ini menjadi proyek isengiseng dalam rangka menyambut ulang tahun gw. Pada saat gw mulai membuat artikel yang meminta topik, sebenernya itungitungan waktunya masih pas tuh, sehari bisa satu tulisan dan tulisan terakhir pas di hari ultah gw. Tapi, kemudian, karena satu dan lain hal (baca: kerjaan rame, kepotong wiken, males), akhirnya nyadarnyadar: “huwoooooooooow, gak bakal keburu nih!

Karena itulah, sehari bisa 2-3 tulisan.😛 Tadinya mau tetep bokis, semua postingan di-edit time stamp-nya biar keliatannya bener. Tapi, who are you trying to fool deh, Smit.. Hihihi. Jadi kita biarkan saja demikian adanya. Biar sekalian jadi bahan introspeksi supaya gak terusterusan jadi procrastinator. Ciyeh!

Seperti gw ceritain di atas, tadinya ini menjadi proyek isengiseng. Dan, gw minta tolong sama tementemen buat ngasih masukan topik. Pada saat memulai, kayanya gampil amat ya konsep. Ketika menjalaninya, tanpa gw sangka, gw banyak mendapatkan hikmah dari proyek ini.

  • TERNYATA SUSAH!

Biasanya gw menulis sesuai apa yang mau gw tulis. Topiknya sukasuka gw, kapan gw mau nulis maka gw baru menulis. Dengan adanya proyek ini, gw belajar menulis halhal yang tadinya gak pernah kepikiran untuk gw tulis, halhal yang gw gak tau jawabannya, halhal yang selama ini gw hindari untuk ditulis dan sebagainya.

Dan, itu, buat gw, gak mudah. Ketika masih dalam jadwal postingan di bawah 10-belasan, sering banget gw mikir, “Gw tuh ngapain sik? Bikin idup ribet sendiri..” atau “30 hari itu lama banget ya ternyata? Kenapa sih dulu sok asik bikin beginian?” sampe “Should I quit?”. Cukup menguras emosi. Bahkan gw juga mikir pembenaranpembenaran seperti, “Kalo gw berenti, sebenernya gak ngerugiin siapasiapa gak sih?”

Tapi, kalo gw berenti di tengahtengah, artinya gw gak bisa punya komitmen terhadap hal yang gw bikin sendiri yah. Dan, itu bertentangan banget sama katakata bonyok gw, yang selalu ngajarin untuk “selesaikan apa yang kamu mulai.” Jadi, gak ada pilihan. Emang bener kata Mawi, wisdom dari lagu dangdut adalah sebijakbijaknya katakata mutiara. Maka, aku yang mulai, aku yang mengakhiri.

Dan, dengan benar.🙂

  • Belajar Menulis Seperlunya.

Biasanya gw nulis banyakan ngalor ngidulnya. Berhubung ini topik permintaan (dan dikejar jadwal tulisan berikut), gw belajar untuk ngomong seperlunya.

Apa? Masih tetep panjang?!

Percayalah, itu udah dipotongpotong biar yang diomongin tetep sesuai konteks. Apa emang gw dasarnya aja cerewet!😆

  • Belajar Bersyukur.

Ada beberapa ekspektasi yang gw harapkan dari proyek ini. Beberapa di antaranya terwujud, seperti pembuktian gw ke diri sendiri bahwa gw bisa menyelesaikan ini semua, tapi ada juga halhal yang melebihi ekspektasi gw — di antaranya yang satu ini.

Topiktopik yang diberikan oleh tementemen semua membuat gw banyak sekali mengingat, mengenang dan berandaiandai. Dari situ, gw mendapat insight bahwa ternyata hidup gw itu….. banyak ceritanya.😆 Dan, mengenangnya menyenangkan yah. :) Walopun diwarnai dengan kejadiankejadian bodoh, tapi suka ada aja gitu pembelajarannya. Selain itu juga dikelilingi keluarga besar dan sahabatsahabat lama ataupun baru yang gak ternilai deh..🙂

Terima kasih ya, udah membantu gw menyadari semua ini..🙂

  • Cermin

Satu hal yang juga gak gw perkirakan saat membuat proyek ini adalah bahwa ternyata sebagian besar peminta topik mengajukan topik yang berkaitan erat dengan dirinya sendiri. Yang lagi galau mau ultah ke-30, yang kangen bapaknya, sampe yang bete sama kebiasaan istri nutup pintu kekencengan…. ada semua di situ.

Gw jadi belajar bahwa barangkali kita emang kadangkadang perlu bercermin dari orang lain. Terima kasih buat sebagian tementemen yang (sengaja atau tidak, sadar atau tidak) udah bersedia bercermin dari ceritacerita gw. Mogamoga bisa diambil halhal yang positif (kalo ada), tapi kalo yang negatif (kaya gak sengaja nyanyi di telfon pas lagi pedekate) itu ya….. dijadikan bahan pelajaran juga supaya gak terjadi di kamu. HIHAIAHIAHIAHIA..

Ternyata, setelah ditimbangtimbang, memang proyek ini banyakan manfo’atnya daripada mudharatnya buat gw. Hihihihi.

Jadi, sekali lagi, terima kasiiiiiiiiiiiiiiiih buat semua yang udah berpartisipasi menyumbangkan 30 topik tulisan untuk gw🙂 Semoga kalian semua selalu hepi dan dilancarkan segala usahanya. Amiiiin😀

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s