.doa sebelum tidur.

Standard

Sengantukngantuknya, sebisa mungkin Sabia tetep harus kudu wajib beresin mainannya sebelum tidur. Hal yang juga gw coba biasakan sejak dini adalah sebisa mungkin dia harus kudu wajib berdoa sebelum tidur. Kecuali udah super ngantuk banget atau ketiduran duluan, yastralah😛

Kebiasaan ini sebenernya gw contoh dari kebiasaan kakak gw dan Inyi pada Naga dan Caya. Dan pada umumnya, walopun suka diawalin dengan agakagak setengah hati, sepertinya Sabia cukup menganggap doa sebelum tidur menyenangkan karena ada bagian dimana kami memimpin dia mendoakan (baca: mengabsen) seluruh anggota keluarga. Dari dirinya sendiri, Babem, Ayah (dan selanjutnya dengan urutan yang selalu sengaja diubahubah adalah), Uti, Akung, Baba, Bubu, Mas Naga, Mbak Caya, Taden, Eyang Mama, Eyang Bapak dan Mbak dan semuanya.

Tadi malam, setelah amin, tibatiba anakku yang manis ini ngomong sendiri, tanpa dipimpin:

“Tuh-han, Ia bobo duyu ya…”

Capek dan laper akibat pulang lembur sertamerta hilang lenyap amblas.

Hatiku hangat🙂

3 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s