.rokums.

Standard

Setelah terjadinya renovasi atas nama penambahan stop kontak di mini but mine, gw dan Dals mulai mempertimbangkan untuk sedikit demi sedikit memberanikan diri untuk pelanpelan beneran melibatkan si rumah mungil itu ke dalam hidup kita. Kita mulai berniat untuk merealisasikan penambahan ruang dan mulai mengisingisi ruang, karena kita juga…. mulai berniat untuk tinggal di sana minimal akhir minggu dulu deh. AMIIINN….

Maka, mulailah kita bergerilya. Gw sama si Dals pun ngobrol sama si Bapak yang benerin stop kontak kemarin dan minta tolong dihitungin kalo mau nambah kamar dan kamar mandi ART berapaan. Terus, karena istri soksokan, bertanyalah juga, kalo ditambah dak jemur jadi berapaan.

Sama seperti halnya kalo liat sepatu di mol, entah kenapa kok ya yang lebih mahal selalu lebih menarik hati. Hal ini pun bisa diaplikasikan dengan tambahan dak jemur vs non-dak jemur. Istri lebih tertarik dengan adanya penambahan ruang PLEUS dak jemur karena space yang lebih lega pastinya.

Maka, dengan gegabah, istri pun ribuuuuuut aja menggadanggadang RAB dak jemur di depan muka suami. Ketika sudah digambarin sama Yolanda yang baik hati (makasih ya, cantik..🙂 ), gambarnya pun juga ikut digadanggadang di depan hidung sumami. Demo ini berlangsung tidak saja saat suami sedang makan, tapi juga pas mao bobo, pas main sama anak, pas berangkat kantor, abis makan siang, you name it. 😛

Halhal kaya gini ini yang membedakan gw sama si Dals. Kalo gw orangnya impulsif bener, sedangkan si Dals mah penuh perhitungan jitu (dan kalo bisa sudah mengikat istrinya di pojokan biar gak kalap).

Karena itu, pada suatu pagi, dibukalah konferensi meja kotak. Di mana di meja itu bertebararan bener segala hal yang berhubungan dengan mini but mine, RAB, gambargambar dari developer, dari Yolanda, dan dari oretoretan orang yang waktu SD paling jago gambar manusia tanpa leher (baca: gw). Setelah menimbang, menawar, memaksa, mengotot, memelas, akhirnya diputuskan………

……… gak akan ada dak jemur.

BIAR AJA BIARRRRRRRR…!!

(Sayupsayup terdengar OST Candy-Candy: biar saja biar…)

Hiks.😦

Karena apa, karena menyadari bahwa duitnya belom nyampe dan mengantisipasi kalokalo nanti bujetnya membengkak. Jadi, kalopun ada duitnya jangan diabisin buat renov tapi sekaligus buat ngisi. Karena dari yang udah dibacabaca, kalo lagi ngisi dan renov rumah itu hampir dipastikan biayanya akan membesar.

Uwoh. Tergigit kenyataan.

Hhhhhhhhh…. Dengan demikian, konferensi meja kotak pun diakhiri dengan SALAMAN untuk menandai ketiadaan dak jemur. Dan walopun nelangsa, tapi gw menyadari satu hal yang pernah dibilang Dinda di sini yaitu.. suami diciptakan oleh Tuhan untuk membuat istri yang banyak mau tetap waras dan realistis.

Hiks.

Eniwey. Setelah selesai diskusi alot, kita pun menghibur diri dengan cari perkara jalanjalan ke Informa. Tempat di mana istri kembali menjadi buas dengan ditandai kalimatkalimat seperti ini:

“Ini lucu yah, kamu sukanya warna apa?” –> tanpa bertanya sumami setuju atau enggak.

“Dal, aku mau yang itu!”

“Itu juga.”

(“Ini kayanya bagus ya, Dir.”) “Iya, tapi mungkin lebih bagus kalo warnanya yang itu.”

Dan halhal sejenis lainnya, sampe akhirnya….

 “Aku ada ide, gimana kalo Nyonya yang pilih semua, Tuan tinggal dudukduduk di sofa terus bayar?”😛

Hahahahaa.. Kan seperti yang dikatakan di blog ini, harus ada pengambil keputusannya, Dals. So, can the missus be the boss?😛 Can, ah!😀

Jadi, demikianlah cerita hari itu.

Masih tetep belom ada fotofoto di postingan tentang mini but mine karena….. emang belon ada yang difoto. Hehehe.

Sampai jumpa pada konferensi meja kotak berikutnya!😀

6 responses »

  1. saya teramat sangat setuju sekali dengan kalimat ‘suami diciptakan oleh Tuhan untuk membuat istri yang banyak mau tetap waras dan realistis.’…. huahahahaha…

    ga sabar deh pengen liat penampakan mini-but-minenyaaa smit, terutama area dapurrrr, nanti poto2 yaaa😀

  2. setuju setujuu!! “suami diciptakan oleh Tuhan untuk membuat istri yang banyak mau tetap waras dan realistis” dan untuk bayar-bayar barang pilihan atau belanjaan istri doooong😀

    nanti pajang foto si mini ya, biar kalau gw nge-google kata kunci mini yang muncul emang yang imut-imut.

  3. Suami diciptakan oleh Tuhan untuk membuat istri yang banyak mau tetap waras dan realistis.
    >>> Walopunnnn ujung2nya teteeeuupppp *logat cong salon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s