.antara ‘pertanda’ dan ‘godaan’.

Standard

Kapan itu gw nonton filem apaan tauk. Ceritanya tentang keluarga gitu deh, bapak ibu anakanak. Nah seiring dengan perjalanan hidup berkeluarga, si bapak dan si ibu sering argumentasi. Lalu lagi gitugitu tibatiba si ibu ketemu sama seseorang yang dulunya berarti banget buat dia (baca: mantan?). Terus jadi dilemadilema gitu, apalagi kondisi sama suaminya lagi gak kondusif. Terus dia jadi mulai mikir, apakah ini pertanda yah? Dan sebagainya, dan sebagainya.

Agak ketebak sih ceritanya. Tapi kenapa bisa ketebak, karena mungkin hal itu bisa terjadi di luar film.

Menghadapi situasi kaya gini, barangkali gak selalu mudah. Seperti halnya semua yang berhubungan dengan rasionalitas versus faktor emosional. Tapi, barangkali juga harus jangan lupa untuk berpikir bahwa…. gak semua hal itu adalah pertanda.

Kadangkadang ada yang cuma beneran godaan.

Jadi, mungkin kita perlu pintarpintar menganalisa keadaan dengan kepala jernih ya, supaya gak misinterpretasi. Dan selalu kembali lagi dengan menyadari apa yang lebih penting buat hidup dan kebahagiaan kita.

Intinya semoga kita enggak pernah menyerah pada godaan. Amin.πŸ˜€

2 responses »

  1. duuhh merasa disentil nih, bener juga yak.., kadang kita udah pede banget kalo itu pertanda eh ga taunya itu godaan. Hahahaha…

    salam kenal mom to be, aku ijin ngelink di blogku ya…πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s