.There Is No If.

Standard

“There Is No If…”

Remember the first time I told you I love you –
It was raining hard and you never heard –
You sneezed! and I had to say it over
“I said I love you” I said… you didn’t say a word
Just held your hands to my shining eyes
And I watched as the rain ran through your fingers
Held your hands to my shining eyes and smiled as you kissed me…

“if you die” you said “so do i” you said…
And it starts the day you make the sign
“tell me I’m forever yours and you’re forever mine
Forever mine… “

“if you die” you said “so do i” you said…
And it starts the day you cross that line
“swear I will always be yours and you’ll always be mine
You’ll always be mine
Always be mine… “

Remember the last time I told you I love you –
It was warm and safe in our perfect world –
You yawned and I had to say it over
“I said I love you” I said… you didn’t say a word
Just held your hands to your shining eyes
And I watched as the tears ran through your fingers
Held your hands to your shining eyes and cried…

“if you die” you said “so do i” you said…
But it ends the day you see how it is
There is no always forever… just this…
Just this…

“if you die” you said “so do i” you said
But it ends the day you understand
There is no if… just and

There is no if… just and

There is no if…

Itu adalah salah satu lagu The Cure kesukaan saya. Salah satu dari tiga buah lagu yang selalu sukses bikin gw menyemenye – dan seringkali mewekmewek, minimal mellowmellow, setelah denger lagu itu (dan dua lainnya yaitu Bintang dari Fable dan All My Only Dreams-nya The Wonders). Bahkan meskipun gw dengernya dalam keadaan lagi seneng mampus sekalipun, bisa langsung mode: off. Dan ketiga lagu itu selalu membuat gw sedih tanpa perlu mencoba menempatkan diri gw sebagai bagian dari lagu. Cukup membayangkan bahwa halhal kaya gitu bisa terjadi aja udah sukses bikin gw manyun sejenak.

Gw selalu suka baca liriklirik lagu. Dan gw suka banget sama liriklirik yang bercerita kaya lirik di atas, sampesampe gw berharap kalo gw cukup jenius untuk bisa menulis lagu kelak, gw bisa bikin lirik bercerita juga. Nah, lirikliriknya The Cure itu banyak bangettttt yang modelnya bercerita kaya gitu. Dan beberapa dari mereka suka membuat gw mencelos juga, tapi kayanya yang ini agak sedikit lebih tinggi kadar tusukannya di hati. *jleb*😛

Topik lagu ini, sejauh yang mampu gw cerna dan artikan, terkadang membuat gw parno sendiri. Bagaimana awalnya suatu hubungan seringkali dimulai dengan satu semangat dan tujuan yang sama, gembira, manis, menggebugebu, indah dan terasa sempurna semuanya tibatiba karena satu dan lain hal bisa jadi ngedrop abis… dan air mata yang dulunya keluar karena saking senengnya, tibatiba keluar lagi — bukan karena alasan yang sama.

Kita semua tau bahwa itu hal yang kerap kali terjadi dan bisa banget terjadi. Karena kita semua juga tau bahwa seindahindahnya cintacintaan, pasti ada saatsaat di mana perjalanan itu gak selalu mulus. Mungkin lagu ini gak bakalan ada kalo halhal seperti itu gak nyata dialami orangorang pada umumnya. Tapi kenyataan bahwa pengalaman itu adalah nyata, yang pernah kita denger, lihat, alami dan takuti — mungkin itulah yang membuat gw selalu mencelos setiap dengerin lagu ini.

Ho-hum. Pagipagi udah berat bahasannya..😛 Garagara entah kenapa lagu ini looping di kepala dari kemarin😛

Gak ada solusi juga, karena seperti kata lagu di atas… There Is No If  😛 Mungkin alihalih parno tentang sesuatu yang gak kita harapkan, mungkin memang sebaiknya mengusahakan selalu jadi yang terbaik buat kita dan orangorang yang kita sayangin. Selalu pikir panjang, bahkan meskipun kita akan melakukan hal yang bikin kita seneng.. supaya jangan sampe yang buat kita seneng ternyata nyakitin mereka.

Dan, seperti pernah saya tulis di postingan yang ini, semoga tidak akan pernah datang saatnya di mana saya, kamu dan kita semua merasakan cinta itu habis. Semoga kekuatan cinta yang selama ini diagungagungkan oleh begitu banyak orang dengan begitu banyak bahasa dan tingkah laku itu bisa benerbener kuat, sehingga ketika masa surut itu terdeteksi, kita bisa mengingat lagi apa yang awalnya membuat kita pernah memilih untuk samasama. Dan semoga apa yang pernah membuat kita berbinarbinar, berkacakaca karena seneng, dan segala macem itu bisa selalu hidup dan dihidupkan lagi untuk nyembuhin lukaluka yang kita dapatkan di perjalanan dan memperbaharui hidup kita.

Karena seperti kata lagu itu lagi, dalam hidup tidak ada kata ‘andai‘ hanya ada kata ‘dan‘. Artinya ketika kita menyesal, kita gak bisa balik lagi untuk mengulang dan memperbaiki waktu yang sudah lewat. Kita harus selalu melangkah maju.

Semoga pada akhirnya kita semua bisa dengan bijak menimbang segala sesuatu sehingga kita semua bahagia yaaaaaah..😀

Amiiiiiiiiin.

 

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s