.H-1.

Standard

Sebelumnya, nampaknya gw bakalan ‘meramaikan’ blog gw sama ceritacerita berkaitan dengan salah satu hari terindah dalam hidup gw, sebagai dokumentasi dan pengingat dari apa yang gw rasain di saat itu.. Hehehe.

=======================================

Mengenang 14 Agustus 2009

Besok, Sabtu 15 Agustus 2009, gw akan menikah. Me.Ni.Kah. Bakalan berubah status menjadi istri. Dan lebih lucunya adalah gw akan jadi istri dari teman kuliah gw. Yah, gw tau itu sudah gw ucapkan berrrrrrrkalikali. Cuma rasanya tetep aja ajaib.

Bertahuntahun sebelum hari ini, ketika gw masih SANGAT polos, waktu membayangkan atau mendengar kata ‘pernikahan‘, yang kepikir di kepala gw itu – lucu, main rumahrumahan, akhir bahagia dari sebuah cerita dongeng atau apalah. Berbulanbulan sebelum hari ini, ketika gw lebih matang sedikit, mendengar kata yang sama, yang kepikir di kepala gw adalah pusing urusurus iniitu untuk hari H dan sekaligus pusing mikirin apa yang akan gw  kami lakukan setelah hari H – yang gw tau akan lebih dari sekedar lucu, main rumahrumahan, akhir bahagia dari sebuah cerita dongeng dan semacamnya.

Ternyata apapun yang gw pikirkan bertahuntahun lalu atau berbulanbulan lalu itu, rasanya benerbener gak bisa disamakan dengan apa yang gw rasakan hari ini.

Enggak pernah bisa dibayangkan bagaimana rasanya akan menjadi seorang istri, sampe hari itu akan tiba. Sebelum hari ini, gw enggak tau perasaan seperti ini itu ada di dunia. Rasanya takut, penasaran, seneng, kagum, panik, gak percaya, semangat dan entah apa lagi macemmacem. Di sisi lain, gw juga menyadari bahwa ini adalah hari terakhir gw bisa berlindung di balik orangtua gw.

Besok mereka akan melepaskan gw, menjalani hidup gw sendiri – sama dia.

Lepas dari euphoria akan menikah – persiapan pernikahan – yaddayaddayadda, pada akhirnya secara logis gw harus mengerti bahwa ini bukanlah hanya akhir yang indah dari suatu hubungan, tapi justru merupakan suatu awal dari hubungan baru lagi.

Dan di situ gw mesti nyadar bahwa hubungan yang dimulai tanggal 15 Agustus 2009 ini akan membutuhkan lebiiiiih banyak usaha daripada ketika kami memulainya 24 Mei tahun lalu. Sebab, sejak besok, kami harus lebih banyak mempertimbangkan banyak hati.

Sejak awal memutuskan untuk menikah, gw sama Dals mencoba banget untuk sadar bahwa ini mungkin akan menjadi jalan yang tidak mudah. Akan ada banyak sekali penyesuaian. Dan penyesuaian itu akan memungkinkan kita berdua jalan di jalanan berbatubatu. Bisa aja suatu saat kena kerikil mental yang membuat kita terluka.

Ini adalah perjalanan kami berdua. Perjalanan panjang yang mungkin tidak mudah pada awalnya, tapi kemudian kalo udah tau celahnya, mungkin akan lebih mudah dijalani.

Dan melihat serta merasakan bagaimana keluarga, kerabat dan sahabat kami melakukan berbagai hal untuk membantu mengantar kami memulai perjalanan ini, itu rasanya luar biasa. It feels like we have all the love in the world around us. Gak terganti.

Karena itu susah rasanya untuk nggak bersyukur. Susah banget rasanya untuk gak merasa bersalah ketika kita sebel sama salah satu keputusan yang gak masuk keinginan kita – ketika semua orang sebetulnya bertujuan baik terhadap kita berdua.

Malam ini, gw menjalani midodareni. Suatu ritual Jawa, di mana malam ini keluarganya si Dals dateng ke rumah gw, dan dia hanya boleh duduk di luar dan gak boleh nemuin gw. Gw hanya boleh ada di kamar pengantin – dan kadangkadang dikunjungi oleh tamutamu, yang isinya keluarga dan tementemen terdekat.

Dan gw sungguuuhhh terharuuuuu ketika Jumat malam – malam macet sedunia, tapi masih bisa melihat mukamuka sahabatsahabatnya si Dals, Victor Uud Tammy Risa Trisbie dateng ke rumah sebagai rombongan si Dals. Terus juga AnggaAnies Nungki Dana, terus juga Sarah, terus juga sodarasodara lain yang tinggalnya deket maupun jauh – termasuk Mba Detta yang jauhjauh dari Singapur (aku sungguh kaget!) muncul satu persatu di kamar pengantin.

Really. All the love in the world.

Pada akhirnya, semuaaaaa kepusingan, air mata, emosi dan semua yang dikeluarkan atau tertahan beberapa bulan yang lalu TERBAYAR sudah.

In the end, all you need is love.

Dan gw tau semua itu akan lebih dari cukup untuk membekali gw dan dia besok pagi – dan selalu sampai nanti.🙂

Sampai besok, semua. Terima kasih!

9 responses »

  1. haha kesian si Dals kayak kucing garuk garuk pintu di luar. padahal ganteng loh dia malem itu, sampe gue pangling *padahal cuma cukur brewok, wakaka*

  2. this is so sweet, smit. Gue mungkin belum pernah ketemu kalian berdua dan selama ini cuma berbalas komen aja, tapi kalo baca tulisan-tulisan elo kayaknya udah kenal lamaaaa banget, dan gue mungkin tidak bisa memberikan kado berupa barang untuk kalian tapi gue berdoa untuk keluarga kalian berdua.

    semoga perjalanan keluarga kalian akan selalu dalam lindungan Tuhan, bertahan sampai kapan pun dan mampu menghadapi kerikil-kerikil yang ada di jalan kalian. amiin
    🙂

  3. Yuhuuuu…congrats ya jeunk (hehehe,dulu kan eneng,skarang coba ganti deh)…jadi ga sabar menanti hariku juga hahaha. Btw, aku doain lancar n langgeng buat keluarga baru si dals n jeunk PopPiess, may both of u grow old together,amen…

  4. aaaah akhirnya cerita ini muncul juga🙂
    seneeeeeeeeeeng banget bacanya. kayaknya aku udah pernah bilang deh pas komen yang kapan gitu, lucu rasanya bisa seseneng ini buat orang yang ga pernah aku kenal secara langsung dan cuma aku kenal dari blognya aja.

    but i’m very happy for you, really.
    aku doain semuanya akan bisa dijalanin dengan baik yaa🙂

    selamaaaat!

  5. Horeeee, aku sudah menanti-nanti postingan barumu….

    Dan membaca yang pertama ini, aku sungguuuhan ikut bahagia dan semoga kalian berdua selalu dilindungi CINTA yaaaa, for better, for worse *peyukkk*

  6. @ stalker sejati: hehehehe.. cukur jenggot itu tuntutan peraaaan.. hahaha..

    @ nadZ: aduh terharu baca komennya. terima kasih banyak nadZ, ini sangat berarti buat kami…🙂 mendoakan yang terbaik juga untukmu di segala jalan yaaah.. amiiiiin..

    @ Katrin: neeeeeeeeeng.. sabarsabarin yaaaah, semua keribetin itu bakalan terbayarrrrr dan indah pada waktunya. gw juga akan doain supaya hari ini jadi hari paling manis dalam hidup lo yaaaa..😀 amiin..

    @ mandhut: terima kasiiiiiiihh.. amin, amin, amin..😀

    @ Shanti: gw juga seneng dapet komen seperti ini.. makasih ya Shanti atas doanya.. mudahmudahan kita bisa ngobrol beneran yah.. ada YM?

    @ ibetha: Amiiiiiiiiiiiiinnn… makasih yaaa.. *peyuk*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s