.ketika digombalin.

Standard

Karena kangen tementemen, tibatiba aja gw teringat dua pembicaraan fenomenal yang pernah terjadi di antara gw dan tementemen gw. Yang satu, tentang pertanyaan kampret ‘udah makan belum?‘ atau ‘jangan lupa makan.‘. Kenapa sampe sekarang pertanyaan ini masih diucapkan oleh orangorang yang pedekatean? The line is cheap, overused, overrated. Membuat ilfil.

Menurut gw pribadi, pertanyaan ini lebih berarti atentif apabila justru ditanyakan sama orangorang yang udah jadi pacar. Karena keliatan ini perhatian beneran gak sekedar lagi jualan. Jadi kalo buat yang belum atau lagi pedekatean, gw sarankan – jangan pernah menggunakan kalimat ini lagi. Kalo mau, ajak makan sekalian. Lebih jelas, kalo dia mau artinya pintu terbuka. Gak mau lebih dari tiga kali, lupain aja.

Jangan sampe dapet jawaban seperti yang dilontarkan temen gw.. “ Kalo gw laper ya nanti gw pasti makanlah! Gak perlu ditanyain apa diingetin gitu.

Satu lagi, ada saatsaat dimana kalo ada orang minta no telf kita, terus kita merasa mau gak mau harus ngasih. Soalnya bingung gimana mau gak ngasihnya. Jadinya seolaholah kita kudu wajib ngasih nomer telfon sama orang yang nanya, padahal kan itu pribadi lohhh.. Sehingga akhirnya kita ngasih no telf dan nyatet balik no telf penanya hanya supaya ketika dia telfon kita gak usah angkat.

Pada akhirnya masalah ini terpecahkan ketika kami menemukan temen kami yang gak merasakan ini masalah. Ketika ditanya nomer telfonnya, dia cuma bilang gini,

“Nggak usah. Nggak boleh. “

Ketika penanyanya keukeuh nanyain kenapa nomer telfonnya gak dikasih, dia cuma jawab dengan manis.

“Enggak aja. Kan gw juga gak minta nomer telfon lo.”

Jawaban yang brilian. Saya mencontek jawabannya kata per kata ketika mendapat pertanyaan serupa di kemudian hari. Hahahahaa…..

Bagaimana pun, hidup itu adalah tentang ‘belajar’. HAHAHAHAA..

5 responses »

    • tau kaaaaaaan? Memang hanya perempuanperempuan nyinyir dan judes terselubung yang bisa seperti itu, kalo lembut hati seperti kamikami ini hanya bisa mencoba mengaplikasikannya.. Dan berhasil! Hahahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s