.peraturan yang (masuk akal tapi) aneh.

Standard

Setelah satu dunia udah tau bahwa penggunaan botol air kemasan berulangulang itu tidak dianjurkan karena alasan kesehatan, dalam waktu dekat ini, di kantor gw, kayanya bakalan muncul peraturan / larangan / himbauan lain berkaitan dengan botol air kemasan itu.

Kali ini, yang jadi dasarnya adalah pengisian botol air kemasan di dispenser itu biasanya memasukkan ujung kran dispenser ke dalam bibir botol. Nah ini dikhawatirkan, kalo ada yang lagi flu, ngisi air terus gak sengaja bersentuhan dengan bibir botol maka orang berikutnya yang mengisi air dengan cara yang sama, bisa terkena virus flu tersebut.

Masuk akal sih.

Tapi kemudian bikin temen gw bingung gimana membuat himbauan/peraturan/larangan seperti itu – dengan tutur kata yang santun dan enggak menyinggung orang. Sungguh kasihan dia pusing.

“Ngomongnya apa dong, boook? Masa, dilarang menyentuhkan bibir botol ke bibir dispenser untuk menghindari penyebaran kuman, kan gak sopaaannn..”

HAHAHAHAHAHAHA..

Akhirnya dengan maksud meringankan beban pikirannya, berbagai masukan yang ngaco pun membanjiri temanku yang pusing itu. Aku pun ikut andil memberi masukan kepadanya untuk membuat pengumuman yang, diharapkan, tidak akan menyinggung perasaan rekan kerja lainnya:

“Udah, daripada pusing takut menyinggung bilang aja: Dilarang menyentuhkan bibir botol air dalam kemasan dengan bibir kran dispenser sebab bukan muhrimnya!

😛

Hingga kini masih misteri masukan apa yang akan di-approve orang HR. Hiuheiheihiehiehie..

3 responses »

  1. Sediain teko aja… Jadi yang mo ngambil air dr dispenser harus melalui teko air dulu. Abis itu baru deh dari teko dituang ke botol masing-masing. Hehehe. Repot dot com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s