.building life.

Standard

Salah satu berita terbaik yang gw dengar di wiken ini adalah….. kakakku baru beli mobil.

Uwaaaaaaaaaaaaaaaa… Euphoria abis gw dengernya. Bukan mobil baru, tapi TETEP AJAH bagi gw itu satu pencapaian yang hebat tenan. Selamat yaaaa, Koci dan Inyiikaaa..😀

Adapun salah satu pertimbangan dibelinya sebuah mobil tersebut adalah karena bentar lagi mereka mau punya anak kedua. Sehingga gak mungkinlah semua diangkut pake motor.😛

Maka ini semua membuat gw berpikir…..

Belum lama ini gw juga beberapa kali ngobrol sama tementemen gw. Tentang halhal printil, yang beberapa tahun lalu enggak pernah ada dalam pembicaraan kita, tapi sekarang menjadi common topics. Kami membicarakan tentang kontrakan, tentang rumah, tentang mobil, tentang this and that.  Si ini udah mulai mencicil ini, si itu sudah mulai cicil itu.

Tibatiba gw merasa bahwa orangorang di sekitar gw, even those slightly younger ones,  sedang membangun hidupnya masingmasing. Menjadi lebih sadar dengan keharusan menabung, menjadi lebih sadar untuk mempersiapkan masa depan. Beberapa orang terpaksa berhutang, dengan optimisme bahwa kita bisa mengembalikan hutang tersebut – berikut bunganya, dan sejalan dengan itu, kita menggunakan uangnya untuk masa depan yang lebih baik. Beberapa orang menjadikan cicilan iniitunya sebagai motivasi untuk terus produktif, dengan tujuan yang sama. Masa depan yang lebih baik.

Seiring dengan itu, gw juga makin menyadari bahwa kamikami ini punya jenjang tertentu yang akan dilewati sendirisendiri.

Barangkali awalnya pada menabung untuk nikah. Lepas dari itu, terus barangkali barulah setelah itu bisa mikir yang lainlain – selain pengeluaran rutin, seperti rumah, kendaraan, asuransi, dan sebagainya dan sebagainya. Dan setiap orang pastinya punya ‘tembok’nya masingmasing dalam mencapai halhal itu.

Tapi meskipun begitu, gak berarti juga gak bisa senengseneng yah.. Barangkali mesti disiapkan posposnya untuk bersenangsenang. Apakah itu liburan atau sekedar plesir window shopping. Barangkali cuma prioritasnya harus dirubah.

Senang dan sekaligus panik juga, kadangkadang, ketika menyadari akhirnya sampai juga di fase ini. Tetapi, barangkali ini cuma salah satu fase hidup yang harus dilewati semua orang – dan kebetulan sudah mendekati giliran saya.

Siapapun kita dan apapun pencapaian yang ingin kita capai, semoga kita semua berhasil yah.. merintis hidup kita🙂

4 responses »

  1. Dan masa-masa itu ya neng, sangatlah menyenangkan…. mulai semuanya dari nol itu sungguhlah membanggakan🙂 Semoga jalanmu membangun dilancarkan yaaaa.

  2. yang paling penting cuman sebiji: pisahin semua uang yang harus lo simpen SEBELOM lo bikin pengeluaran laennya….

    sok bisa aja gua! tapi ya lumayan lah! hahahahaha

    makasih sudah menuliskannya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s