.mikirmikir.

Standard

Belakangan ini pikiran gw lagi seneng berpikirpikir. Mayanlah, biasanya kan gak (terlalu) dipake. Hihihii.. Gw merasa sejak Pemilu, gairah nasionalisme gw mayan meningkat. Sejak Hari Kartini, gairah keperempuanan gw mayan menanjak (kok jadi berkesan jorok yah? Huehehe.. Tapi intinya bukan gitu kok..😛 ). Sejak udah lama juga, gw jadi makin perhatian soal lingkungan sekitar gini loh.

Karena gak merasa kapabel ngomongin soal Pemilu (dan karena udah ada di notes FB gw juga, dan gw males ngulangngulang..😛 ), dan karena kemarenkemaren udah nulis tentang cewecewe, jadi hari ini membahas halhal global sajah yah…..

Kerjaan, misalnya…..😛

Belakangan ini gw mulai cemas dengan kondisi global yang terjadi di sekitar gw dan/atau di sekitar kita. Krisis global, udah pasti bikin gw KETARKETIR (masih ada ya bahasa ini?😛 ). Secara dampaknya berasa banget di kantor gw.

Di kantor gw, yang tempat gw bekerja sekarang, nampaknya (mudahmudahan) tidak akan ada pengurangan karyawan. Meskipun benefits mulai di-rekalkulasi. Kalo menurut gw, saat ini kita semua gak punya pilihan lagi. Lebih baik stay daripada gambling cari kerjaan baru, karena toh di luar sana juga enggak tau gimana keadaannya. Itu kalo gw yah…

Di kantor gw, secara global, seluruh karyawannya terkena dampak. Dari yang paling bawah sampe paling atas. Kalo gw soksok mencoba menganalisa, KALAU seandainya terjadi pemotongan pendapatan, itu pasti yang dipotong adalah para petingginya dulu. Sebab, kalo karyawan yang kecilkecil kan kasiaaaaan, udah gajinya gak seberapa, dipotong. TETAPI, KALAU seandainya terjadi pengurangan karyawan, barulah akan dipangkas dari bawah. Itu sih logika gw doang siih.. Soalnya kan gak mungkin ngelepasin para decision makers.

Kemarenkemaren ini gw baru ngobrolngobrol ama orangorang. Dan ternyata banyak juga di luar sana yang pada tahun ini enggak akan mendapatkan kenaikan gaji. Tapi tetep mendapatkan bonus. Terus mulai muncul omonganomongan seperti, “gw mendingan naik gaji daripada dapet bonus sekali jebret”.

Bagi gw, antara naik gaji dan dapet bonus itu adalah dua hal yang berbeda yang gak bisa dibandingkan. Ada yang berpendapat, mendingan naik gaji 1 juta, yang mana pendapatan lo dari misalnya 1 juta jadi dua juta per bulan, daripada dapet bonus 12 juta tapi gaji lo tetep sejuta per bulan. Menurut gw sih, enggak sesimpel itu.

Bonus adalah hasil pencapaian perusahaan lo di tahun sebelumnya. Jadi ya kalo 2009 ini krisis tapi 2008 kemaren perusahaan lo mencapai target dan untung, ya lo tetep dapet bonus.

Naik gaji, di sisi lain, merupakan sesuatu yang harus dibujetin sama kantor lo. Dan ketika lo naik gaji, itu ngaruh ke benefit lainnya. Misalnya nih ya, tadinya dengan gaji sejuta, plafon medical lo hanya boleh sampe rawat di rumah sakit di kamar kelas III. Nah begitu lo naik gaji jadi dua juta, bisa aja lo naik kelas boleh dirawat di kamar kelas II. Belom lagi untuk tingkat Management, yang tadinya di grade tertentu gak dapet mobil, begitu naik, jadi dapet. Jadi memang akan ada peningkatan di berbagai lini.

Jadi, memang beda sama bonus yang sekali jebret, kelar.

Ini sih hasil belajarbelajar sok tau gw waktu di HRD sih yah, makanya jadi soksok analisa kaya gini.. Coba kalo misalnya ada yang salah, harap yang lebih tau memberi masukan yah…..😛

Bumi dan Lingkungan Hidup.

Sebenernya, semakin lama, gw juga semakin khawatir dengan isu global warming ini. Ini makin diperkuat dengan kiriman imelimel dengan subyek “laut pun membeku” (katanya deket Pakistan), atau apaan kek fenomenafenomena alam lainnya.

Beberapa orang berpikir bahwa global warming is overrated. Kalo menurut gw, emang kenapa? Ini bukan masalah overrated, tapi masalah apa yang lo tabur, itu yang lo tuai. Liat banjir! Liat tanah longsor! Rasain panas yang makin gak masuk akal belakangan ini!

Bagaimana lo bisa menyepelekan dan menjadi begitu ignorant dengan sekedar bilang bahwa global warming is overrated, dan bahwa isu itu menjadi komoditas doang, dan kemudian enggak melakukan apaapa?

Bumi ini sedang sakit, woy. Do something. Karena ini SATUSATUNYA tempat lo hidup.

Sekali lagi, gw juga gak bisa soksok jadi orang suci tentang ini. Kadangkadang, gw harus mengakui bahwa gw masih menggunakan tissue secara berlebihan. Dan gw sering banget lupa matiin lampu depan kamar gw. Gw penggemar AC. Gw masih kemanamana naik mobil. Hiiiiiiks…

Tapi ketika enggak lupa, dan menyadari ada yang bisa dilakukan, ya sebisa mungkin mengendalikan halhal seperti itu. Gw mematikan air saat lagi shampooan, saat lagi sikat gigi, saat lagi cuci muka. Gw tidak membuang sampah sembarangan dan gw mencoba meneruskan gerakan ini ke orangorang deket gw. Ketika ada klasifikasi tempat sampah kering, basah, plastik, kertas, gw mencoba patuh dengan hal itu. Simpel banget. Tapi kalo banyak orang bisa melakukan itu, mungkin efeknya lumayan.

Gak usah mikir, ah, dia aja nggak ngelakuin itu.. kalo cuma gw sendiri mana ngaruh. Yang penting kita berubah. Dan kalo kita berubah, barangkali orang deket kita juga berubah, barangkali terus orang deket mereka juga berubah, dan seterusnya.

Kata orang, mulailah dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang.

Kalo boleh jujur, saya enggak tau sampai sejauh mana saya bisa melakukan sesuatu, yang mungkin gak seberapa, tapi berdampak lebih baik buat lingkungan dan sesama. Tapi kata orang (lagi), perjalanan seribu mil selalu dimulai dari satu langkah.

Salah satu filosofi hidup gw itu, kalo mau, PASTI bisa.

Jadi, bisakah kita melangkah samasama?🙂

7 responses »

  1. priwitan, kenapa akhir2 ini postingannya serius2 skali sih? ehheeh gak papa sih, mungkin karena faktor U? *menikam diri sendiri pake topik sensitip dengan sengaja*

    masalah pertama:
    kalo gue sih, maunya…naik gaji sama dapet bonus juga…apalagi kalo lo yang jadi HRD nya di kantor gue…eh, sama minta paid vacation for a month ya, say….*makin ngelunjak*…mwahahaha….

    masalah kedua:
    emm…yang bilang global warming itu overrated, pasti deh either they ignorant, atau on big denial….bener banget kata lo, bumi kita lagi sakit, and we have to find ways to heal it before too late….kalo udah terlambat, kali deh bisa imigrasi ke planet lain dan tetanggaan sama alien?….

    Dannnn biasanya kan ngerusak sesuatu itu lebih gampang dan lebih sebentar daripada ngebenerinnya. Jadi masalah go green lifestyle atau gerakan memperbaiki lingkungan hidup itu, started from small actions that can lead to bigger results. Karena kalo dipikir pake logika, a big thing always comes from little small things….kalo ibaratnya elo nge-gambar sesuatu, pasti mulai dari sketches dulu, ….masalah kalo mau, pasti bisa….katanya orang jawa sih, if there’s a will, there’s a way….bagaimana? Apakah anda setojoooo? Okelah kalo begetooo….marriiii……hihihih🙂

    PS: kalo gue selalu membahas dan kasih comment di postingan lo semakin hari semakin panjang dan kayak bikin postingan sendiri begini, harap dimaklumin karena kayaknya gue kangen sama elo….hihihihhi…

  2. mau banget mau banget…
    terutama mengurangi konsumsi daging sapi karena, katanya, pelepasan zat metan-nya sangat tinggi, yang mana panas juga sehingga sangat-sangat bikin ozon bolong. ngabisin air untuk minum dan numbuhin pakannya. ngabisin listrik untuk menghangatkan ternak, menggerakkan mesin pemotong, membekukan daging, dll, dll.
    huff..aku siap..aku siap, Mbak…
    tapi, gimana caranya bercerai dengan tisu…huhuhu

  3. @ miss lemontea: uhmmm… biar keliatan otaknya dipake. hahahahaha… huhuhu.. efek PMS kali neng.. hehehe. btw, SAYANGNYA gw bukan HRD lagi, jadi kalo bisa harap kamu kirimkan uang bonusmu ke saya. Hehehe… DAN gw maklum kok kalow kamu tulis panjangpanjang, jadi kan gw punya data pendukung. hihihi.. CUPS!

    @ miSSiSSma: oh yaaa? gw baru tau tuh tentang sapi itu. betewe, beneeeeeerrr… tissue itu susah sekali diceraikan. pelanpelan kali yuk, ngeprintnya bolakbalik, gimana?😛

  4. iya iya, gue setuju sama lo…

    untuk yang masalah global warming, sebenernya semua orang bisa kok berubah…tapi mereka terlalu malas karena sudah dimanjakan oleh bumi.

    “nggak ada yang namanya NGGAK BISA berubah, yang ada NGGAK PUNYA KEMAUAN untuk berubah”.😀

    gue dari dulu selalu dicekokin kata-kata ini sama Eyangti gue.

  5. neng poppies, kenapa ya gue suka ga bisa kalo ngisi komen di wordpress…?? kayak td udah nulis-nulis disini ternyata ga muncul…waktu itu juga pernah. wordpress sama blogspot ga musuhan khan ya? hihihi…

    untuk yang global warming, iya itu gue setuju sama miss lemontea…sebenarnya selama kita semua ada kemauan untuk berubah pasti kita bisa berbuat yang lebih baik buat bumi kita. dari yang kecil nanti pasti jadi besar, jadi ya memang semua dimulai dari sikap masing-masing dulu untuk lebih peduli lagi sama alam lingkungan kita…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s