.hwaaaaaaaaaaaaaaahh!.

Standard

Dalam satu minggu, jarangjarang banget gw bisa enggak menyukai lima hari berturutturut di dalamnya. Minggu yang baru lewat kemarin ternyata merupakan kasus yang jarang tersebut. Ada audit, yang menyebabkan hari Jumat lalu dan Senin kita jungkir balik nyiapin evidence (gila, gw nulis ini aja masih kesel – hints of trauma). Sehingga Selasa dan Rabunya ujian mental karena kerja kaya dikejar angin ribut. Semua harus dikejar, semua harus kelar. Pronto! Kamis mulai mereda, tapi juga gak nyantai juga karena ada miting project dua mingguan – yang mana tim gw ini sungguh bandelbandel, dikasih waktu dua minggu untuk apdet data selalu last minute ngasihnya. Dan gw harus kejar angin ribut lagi supaya bisa bikin report. Ditambah lagi tim yang lain mulai jalan juga projectnya, sehingga entah gimana gw mesti bisa punya tiga track lari yang harus dijalanin semua dalam waktu yang bersamaan… Terus ada lagi project LAIN yang gw gak ngerti samsek, dan gak pernah diajarin, dan tibatiba dikasih spreadsheet banyak dan entah gimana caranya kudu ngerti sendiri dan bikin timelinenya. Harus selesai Jumat. Dan, karena sekarang hari terakhir masuk kerja sebelom tanggal 25, maka sebagai alumni HRD, gw dimintain membantu untuk proses payroll juga Jumat kemaren.

*Sayupsayup terdengar suara dari kaset cerita Cinderella kesukaan gw jaman kecil “sabar, sabar.. tanganku hanya dua…” Dan gw mulai berpikir untuk kursus sama Bandung Bondowoso untuk menyelesaikan kerjaan gw. Kampret. In term of work, I HATE THIS END-OF-QUARTERS, END-OF YEAR PERIOD. Huh.*

Listen. Gw bukanlah orang yang seneng ngomongin kerjaan. Terutama TIDAK di Sabtu pagi yang mana seharusnya indah. Tapi ini kasus khusus. Belom lagi ditambah emosiemosi di luar kerjaan. Gw burnout bangettttt minggu ini.

Dan lebih kasus khusus lagi karena di hari Jumat sore – di mana seharusnya gw menutup minggu yang melelahkan dengan memulai wiken yang menyenangkan, nyokapbokap gw yang gak biasanya (terlalu) bawel soal gw pergipergi, memutuskan untuk menjadi sedikit lebih nyebelin soal itu.. Yang akhirnya gw – NAMANYA JUGA ANAK YA! – harus nurut. And it SUCKS. BIG TIME. UUUUUUUGH!

Akhirnya gw me-time aja sendirian di PIM. Yang mana tadinya HARUSNYA bisa janjian sama LittleMissF, tapi garagara macetttttt terpaksa ga jadi. Maafkan aku ya Faaaarr…😦

Sambil me-time, sambil cek fesbuk secara periodik saja. Dan gw bersyukur karena kemaren siang pas jam makan sempet aplod fotofoto jaman dulu banyaaaaak banget, sehingga pas maleman tinggal memanen komen dari tementemen yang di-tag. Dan komenkomen itu bisa jadi highlight of my day. Sesimpel itu doang untuk bikin gw senyumsenyum dan ketawatawa sendirian di jagad PI Mal.

Hari ini rencananya akan ke kawinan temen kul gw, yang kami prediksikan bakalan rame banget dan reuni kecilkecilan. Kemaren gw udah berharap Jumat gw menyenangkan, ternyata tidak. Dan meskipun gw berharap hari ini akan lebih menyenangkan, lebih baik gak usah terlalu dihayatilah… daripada bete kalo ternyata gak sehepi yang dibayangkan (anjis, gw bahkan gak berani punya happy thoughts untuk Desember dan liburliburnya juga gini jadinya..😦 )

Lalu, apa yang harus dilakukan Sabtu siang dan make the best of it setelah satu minggu yang memuakkan? *mikir, mikir, mikir sambil berharap ponakan dateng😛 …..*

…. ah, salon aja, ah! Yuks!😉

Wish you all a happy weekend!

One response »

  1. and I wish you too a happy weekend indeed!
    Sabar ya neng, inget di balik semua angin ribut yang mungkin akan menerpa di kemudian hari: kan udah mau akhir tahun, natalan >> saatnya LIBUR dan THR!!!😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s