.pelor.

Standard

Entah kenapa, setiap menjelang hari masuk kerja lagi sehabis cuti, malemnya gw hampir selalu meriang. Kayanya badannya protes dengan soksok psikosomatis. Dan tentu saja keadaan kaya gini sungguh MENGGODA untuk memperpanjang liburnya satuuuuu hari aja. Walopun selalu gak pernah dilaksanakan karena gak enak hati. Hehe…

Ini juga yang kejadian ama gw hari Senin kemaren. Setelah pulang cepet di hari Kamis, libur di hari Jumat, seruseruan di Sabtu Minggu, Minggu malemnya mulai pening dan demam. Gengges berat.

Tapi akhirnya memaksakan diri kerja juga hari Senin – karena gak enak hati itu tadi. Meskipun seharian kerja dengan kondisi ‘melayang’.

Karena kerjaan baru belom ngerti akhirnya kuplakkuplik sendiri dan masih mendapatkan tembakantembakan kecil dari sisasisa kerjaan HR (“Smita this… Smita that…” Blah!) karena pengganti gw belom eksis. Sungguh bikin pengen pulang dan klutekan aja di tempat tidur.

Itulah sebabnya ketika AKHIRNYA jam pulang, gw segera cabut dan sampe rumah makan, mandi dan langsung menggeletakkan diri dengan manis di tempat tidur.

DAN BOOOOKK… Gw tidur aja gitu dari jam tujuh malam sampe setengah lima pagi. ASLI PUAS JONI. Hihihihihiihhi… Meskipun sempat diselingi telfontelfon manis, tapi lebih dari itu blackout. Hahaahaa..

Dan pagi ini jauhhhhh lebih seger.

Meskipun ternyata tidur sekitar sepuluh jam di malam hari tetep gak ngaruh apaapa pada derajat kepeloran gw, karena pagi ini tetep bobo di jemputan sampe depan gerbang kantor. Heheheeehee..

Yah, setidaknya (semoga) lebih semangat dari hari kemaren..πŸ˜€

Selamat pagi, semua!

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s