.hellooooo…..

Standard

In terms of work life, Q1 almost always means Madness. Tapi, gak seperti tahuntahun sebelumnya, kuartal pertama 2015 ini ada beberapa hal di luar kebiasaan, sehingga menjadikannya dua kali lebih ribet.

Yang paling berasa adalah, Ibun, bosku yang baik hati itu, pensiun. Jadi halhal yang dulunya bisa agak “bergantung” sama dia sekarang mesti bisa dijalanin sendiri. Huaaa, kangen Ibu Peri.

Banyak pengen cerita, mau bikin  giveaway juga. Buat yang berminat, steycun yaaaaaa… :*

.T_T.

Standard

This week is… not my kinda week. At all. Begitu cranky. Semua rasanya salah. Rasanya ciong dengan segala hal dan semua orang.

Hari ini memilih absen sejenak dan semampunya dari WA dan socmed, karena nggak mau salah omong, nggak mau salah baca nada orang yang WA, intinya pengen menyepi dikit (tapi kemudian pelarian ke blog.. :P ).

Cuaca gloomy, hati gloomy. Lalu saat lagi denger lagulagu gloomy, tibatiba ke-shuffle suara Sabia kecil, terbatabata, nyanyi,

“You are my sunshine, my only sunshine.

You make me happy, when skies are grey.

You never know, dear, how much I love you.

Please don’t take my sunshine away.”

…….

…….

…….

…….

:(

Nangis di meja kerja itu nggak enak, ya..

.googleable.

Standard

Konon, kita sebaiknya jangan percaya sama orang yang namanya nggak bisa dicari lewat Google. Hahahaha. Garagara itu, kapan itu iseng gugel nama sendiri.

Ternyata selain nemu tentang blog dan Twitter, tak kusangka ada beberapa orang yang dengan baik hati ngasih review buku Everlasting Love lho..

Beberapa di antaranya malahan nyempetin untuk ngebahas cerita per penulis. Ini ada beberapa yang ngebahas cerita gue.

Read the rest of this entry

.Soficil.

Standard

Sebelomnya, aku mau sungkem dulu sama Sofia karena sejak hamil kamu itu aku tuh malaaaaaas sekali ngeblog, nak. Sehingga maaf ya, kalo postingan tentangmu jarang muncul. Tapi percaya deh, rasa sayang ibu nggak bisa diukur pake jumlah postingan blog. Ciyehhh.. :P

Sofia alias Nocil alias Otil alias Eba sekarang sudah hampir empat belas bulan. Udah bisa apa anak kecilku yang yudes ini?

Udah bisa panggilpanggil. Khususnya orangorang terdekat, yaitu Ayah, Nonat dan Babem. Kalo manggil Nonat, panggilnya, “Tataaaaaaaaaaaaaaaaaa..” atau “Kawkawk..”. Kalo manggil Ayah, lancar sekali, “AYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH..” atau “Awyah!”. Cuma manggil aku doang yang nggak ada ataunya, cuma satu panggilan, “Eh.. eh!”. Zzzzzzzzzz. Ya lagian sih, dulu, kepengennya dipanggil Ibu. Diveto suami. Akhirnya modif jadi Ibum. Lalu sama Nonat diubah semenamena menjadi Babem. Sehingga akhirnya lama bener nungguin So bisa manggil Babem. Sekarang sih lumayanlah, mulai Abem. Abem. TAPI KENAPA ABEM AMAT. Huhuhu.. Ya udahlah, terima aja. Karena gue sendiri juga suka sembarangan sih ngasih nama kesayangan buat orang. Anggep aja ini nama kesayangan dari anakanak.. Hihihi.

Read the rest of this entry